• Indra Ke-6
  • Kepengurusan
  • Sumpah Perguruan
  • Sekilas T B I
  • Mahar
Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia

Kantor Pusat Tapak Bhakti Indonesia. Jl. Ponidin 46 Dsn.Kajoran Ds.Bogem Kec.Gurah Kab.Kediri,Jawa Timur - Indonesia

  • Home
  • Konsultasi
    • Misteri Kehidupan
    • Pengobatan Fisik
    • Pengobatan Ghaib
    • Asmara
  • Tentang
    • Pelayanan
    • Pelatihan
    • Materi Terapan
    • Jenis Penyakit Fisik
    • Arti Lambang T.B.I
    • Hierarki Sabuk
  • Profil
    • Guru Besar
    • Maha Guru
    • Sejarah T.B.I
  • Pengobatan
    • Media Tumbuhan
    • Sholat Sarana Pengobatan
    • Pengobatan Ghaib
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • History
    • Kerajaan
    • Kehidupan Nyata
    • Sunan Kalijaga
  • Media Promosi
  • Kantor Kami
Home » Uncategories » Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari Kuno. Nama kerajaan Singosari tentu bukan sesuatu yang asing bagi Anda karena Singosari sangat identik dengan Ken Arok dan banyak cerita dan lakon drama yang mengambil ide cerita dari riwayat hidup Ken Arok dan berdirinya Singosari. Untuk itu pada kesempatan kali ini Kumpulan Sejarah akan menyajikan informasi selengkapnya mengenai Sejarah Kerajaan Singosari yang pastinya akan dapat menambah wawasan Sobat semua.
Kerajaan Singosari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. Sejarah Kerajaan Singasari berawal dari Kerajaan Tumapel, yang dikuasai oleh seorang akuwu (bupati). Letaknya di daerah pegunungan yang subur di wilayah Malang dengan pelabuhannya bernama Pasuruan. Dari daerah inilah Kerajaan Singosari berkembang dan bahkan menjadi sebuah kerajaan besar di Jawa Timur, terutama setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri dalam pertempuran di dekat Ganter tahun 1222 M. Kerajaan Singosari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa.
Kerajaan Singasari Kuno
Ken Arok merebut daerah Tumapel, salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung, pada 1222. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung, namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya, Ken Dedes. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Pada saat dikawini Ken Arok, Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singosari (1227-1248). Raja terakhir Kerajaan Singosari adalah Kertanegara.Ken Arok
Sumber Sejarah
Sumber-sumber sejarah Kerajaan Singosari berasal dari:
    Kitab Pararaton, menceritakan tentang raja-raja Singasari.
    Kitab Negarakertagama, berisi silsilah raja-raja Majapahit yang memiliki   hubungan erat dengan raja-raja Singasari.
    Prasasti-prasasti sesudah tahun 1248 M.
Kehidupan Politik
Kerajaan Singosari yang pemah mengalami kejayaan dalam perkembangan sejarah Hindu di Indonesia pernah diperintah oleh raja-raja sebagai berikut.
Raja Ken Arok Setelah kemenangannya dalam pertempuran melawan Kerajaan Kediri, Ken Arok memutuskan untuk membuat dinasti Bhattara serta membangun kerajaan baru dengan nama Kerajaan Singasari.
Ken Arok sebagai raja pertama Kerajaan Singasari bergelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi dan dinastinya bernama Dinasti Girindrawangsa (Dinasti Keturunan Siwa). Pendirian dinasti ini bertujuan menghilangkan jejak tentang siapa sebenarnya Ken Arok dan mengapa ia berhasil mendirikan kerajaan. Di samping itu, agar keturunan-keturunan Ken Arok (bila suatu saat menjadi raja besar) tidak ternoda oleh perilaku dan tindakan kejahatan yang pemah dilakukan oleh Ken Arok. Raja Ken Arok memerintah pada tahun 1222-1227 M. Masa pemerintahan Ken Arok diakhiri secara tragis, saat ia dibunuh oleh kaki tangan Anusapati, yang merupakan anak tirinya (anak Ken Dedes dengan suami pertamanya Tunggul Ametung).
Raja Anusapati Dengan meninggalnya Ken Arok, tahta Kerajaan Singasari langsung dipegang oleh Anusapati. Dalam jangka waktu pemerintahan yang cukup lama itu (1227-1248 M), Anusapati tidak melakukan pembaruan-pembaruan, karena Anusapati larut dengan kegemarannya sendiri, yaitu menyabung ayam.
Peristiwa kematian Ken Arok akhirnya terbongkar dan sampai kepada putra Ken Arok dengan Ken Umang yang bernama Tohjaya. Tohjaya mengetahui bahwa Anusapati suka menyabung ayam, karena itu Anusapati diundang untuk menyabung ayam di Gedong Jiwa (tempat kediaman Tohjaya). Saat Anusapati sedang asyik melihat aduan ayamnya, secara tiba-tiba Tohjaya mencabut keris Empu Gandring yang dibawa Anusapati dan langsung menusukkan ke punggung Anusapati hingga ia meninggal.
Raja Tohjaya Dengan meninggalnya Anusapati, tahta kerajaan dipegang oleh Tohjaya. Tohjaya memerintah Kerajaan Singasari hanya beberapa bulan saja (1248 M), karena putra Anusapati yang bernama Ranggawuni mengetahui perihal kematian Anusapati. Ranggawuni yang dibantu oleh Mahesa Cempaka menuntut hak atas tahta kerajaan kepada Tohjaya. Tetapi Tohjaya mengirim pasukannya untuk menangkap Ranggawuni dan Mahesa Cempaka. Rencana Tohjaya telah diketahui oleh Ranggawuni dan Mahesa Cempaka, sehingga keduanya melarikan diri sebelum pasukan Tohjaya menangkap mereka.
Untuk menyelidiki persembunyian Ranggawuni dan Mahesa Cempaka, Tohjaya mengirim pasukan di bawah pimpinan Lembu Ampal. Namun, Lembu Ampal akhirnya menyadari bahwa yang berhak atas tahta kerajaan ternyata Ranggawuni, maka ia berbalik memihak Ranggawuni dan Mahesa Cempaka. Ranggawuni yang dibantu Mahesa Cempaka dan Lembu Ampal berhasil merebut tahta kerajaan dari tangan Tohjaya. Selanjutnya Ranggawuni menduduki tahta Kerajaan Singasari.
Raja Wisnuwardhana Ranggawuni naik tahta atas Kerajaan Singasari dengan gelar Sri JayaWisnuwardhana dibantu oleh Mahesa Cempaka dengan gelar Narasinghamurti. Mereka memerintah bersama Kerajaan Singasari (1248-1268 M). Wisnuwardhana sebagai raja, Narasinghamurti sebagai Ratu Angabhaya. Pemerintahan kedua penguasa tersebut membawa keamanan dan kesejahteraan. Pada tahun 1254 M, Wisnuwardhana mengangkat putranya sebagai Yuvaraja (raja muda) dengan maksud untuk mempersiapkan putranya yang bernama Kertanegara menjadi seorang raja besar di Kerajaan Singasari. Setelah Wisnuwardhana meninggal dunia (dialah satu-satunya raja yang meninggal tidak terbunuh di Kerajaan Singasari), tahta Kerajaan Singasari beralih kepada Kertanegara.
Raja Kertanegara Raja Kertanegara (1268-1292 M) merupakan raja terkemuka dan raja terakhir dari Kerajaan Singasari. Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Singasari mencapai masa kejayaannya. Stabilitas kerajaan yang diwujudkan pada masa pemerintahan Raja Wisnuwardhana disempurnakan lagi dengan tindakan-tindakan yang tegas dan berani. Setelah keadaaan Jawa Timur dianggap baik, Raja Kertanegara melangkah ke luar Jawa Timur untuk mewujudkan cita-cita persatuan seluruh Nusantara di bawah panji Kerajaan Singasari.
Upaya yang ditempuh Raja Kertanegara dapat dilihat dari pelaksanaan politik dalam dan luar negeri. Dalam rangka mewujudkan Stabilitas politik Kerajaan Singasari, Raja Kertanegara menempuh jalan sebagai berikut.
a.Kebijakan dalam negeri
    Pergantian pejabat kerajaan, bertujuan menggalang pemerintahan yang kompak.
    Memelihara keamanan dan melakukan politik perkawinan. Tujuannya menciptakan kerukunan dan politik yang stabil.
b.Kebijakan Luar Negeri
    Menggalang persatuan 'Nusantara' dengan mengutus ekspedisi tentara Pamalayu ke Kerajaan Melayu (Jambi). Mengutus pasukan ke Sunda, Bali, Pahang.
    Menggalang kerjasama dengan kerajaan lain. Contohnya menjalin persekutuan dengan kerajaan Campa.
Dari tindakan-tindakan politik Kertanegara tersebut, di satu sisi Kertanegara berhasil mencapai cita-citanya memperluas dan memperkuat Singasari, tetapi dari sisi yang lain muncul beberapa ancaman yang justru berakibat hancurnya Singasari. Ancaman yang muncul dari luar yaitu dari tentara Kubilai-Khan dari Cina Mongol karena Kertanegara tidak mau mengakui kekuasaannya bahkan menghina utusan Kubilai-khan yaitu Meng-chi. Dari dalam adanya serangan dari Jayakatwang (Kadiri) tahun 1292 yang bekerja sama dengan Arya Wiraraja Bupati Sumenep yang tidak diduga sebelumnya. Kertanegara terbunuh, maka jatuhlah Singasari di bawah kekuasaan Jayakatwang dari Kediri. Setelah Kertanegara meninggal maka didharmakan/diberi penghargaan di candi Jawi sebagai Syiwa Budha, di candi Singasari sebagai Bhairawa. Di Sagala sebagai Jina (Wairocana) bersama permaisurinya Bajradewi. Untuk memperjelas pemahaman Anda, tentang candi Singosari tempat Kertanegari di muliakan,
KEHIDUPAN EKONOMI
Dalam kehidupan ekonomi, walaupun tidak ditemukan sumber secara jelas. Ada kemungkinan perekonomian ditekankan pada pertanian dan perdagangan karena Singosari merupakan daerah yang subur dan dapat memanfaatkan sungai Brantas dan Bengawan Solo sebagai sarana lalu lintas perdagangan dan pelayaran.
Demikian Artikel Kerajaan Singasari Kuno.
Posted by Unknown on Senin, 14 Juli 2014 - Rating: 4.5
Title : Kerajaan Singasari
Description : Kerajaan Singasari Kuno.  Nama kerajaan Singosari tentu bukan sesuatu yang asing bagi Anda karena Singosari sangat identik dengan Ken Ar...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Kerajaan Singasari"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pembayaran


No Rek : 0331745072
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO

No Rek : 627001006119535
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO


Berita Terkini

PARTNER KAMI

JASA DESAIN DAN TEMPAT PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS

Arsip

  • ▼  2014 ( 75 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ▼  Juli ( 74 )
      • Arti Lambang T.B.I
      • Promosi Bersama/ Sukses Masa depan
      • Cerita Kehidupan Nyata
      • Nyai Roro Kidul
      • Majapahit
      • Kerajaan-kerajaan
      • Kediri kuno
      • Sedayu Kuno
      • Tuban Kuno
      • Kerajaan Singasari
      • Pertahanan Diri
      • Lindas Motor Mini
      • Hypnotis Tegang
      • Video Tapak Bhakti
      • EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA
      • Wirid Hidayat Jati
      • Cara Menghitung Jumlah Weton Ala Hitungan Jawa
      • Mitos merah Delima
      • Asma' Kekuatan
      • ILMU Papat Lima Kalima Pancer
      • Sumpah Perguruan Tapak Bhakti
      • Rahasia Di Balik 40 Hari
      • Misteri Jenglot (Bathara Karang)
      • Misteri Kehidupan
      • Rahasia Kekuatan Do'a
      • Pengertian Tenaga Dalam
      • Materi Terapan Berdasarkan Islam
      • Shalat sebagai Pengobatan Penyakit Fisik dan Psikis
      • Penyakit Maag
      • Malaria
      • kanker usus
      • Buta Warna
      • Penyakit Cacar
      • Pengobatan penyakit fisik
      • Jenis Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Ghaib
      • Kantor Pusat T.B.I
      • Konsultasi Asmara
      • Pengobatan Ghaib
      • Indra Ke Enam
      • kontak
      • Biografi
      • Ilmu Keselamatan
      • Latihan Melihat Aura
      • AMALAN SEGALA HAJAT
      • Menajamkan Ajna
      • Tingkatan / Hirarki Sabuk
      • DAFTAR ISI
      • Tips Anti Gendam dan Hypnotis
      • Khasiat Semangka
      • Khasiat Sirsak
      • Khasiat Sosor Bebek
      • Khasiat Sirih
      • Khasiat Tapak Liman
      • Khasiat Pisang
      • Khasiat Srikaya
      • Khasiat tahi Kodok
      • Khasiat Teratai
      • Khasiat Sawi Tanah
      • Khasiat Turi
      • Khasiat Tomat
      • Khasiat Temulawak
      • Khasiat Lidah Buaya
      • Khasiat Tasbeh
      • PENGOBATAN MEDIA TUMBUH-TUMBUHAN
      • Khasiat Pacar Air
      • Khasiat Tebu
      • Khasiat Teh
      • Khasiat Rumput Mutiara
      • Khasiat Wortel
      • KERIS PUSAKA
      • Pengobatan Rematik dari luar
      • PUSAT LATIHAN HIPNOTIS HYPNOTHERAPY
Copyright © 2012 Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia - All Rights Reserved
Design by APT -Powered by Blogger