• Indra Ke-6
  • Kepengurusan
  • Sumpah Perguruan
  • Sekilas T B I
  • Mahar
Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia

Kantor Pusat Tapak Bhakti Indonesia. Jl. Ponidin 46 Dsn.Kajoran Ds.Bogem Kec.Gurah Kab.Kediri,Jawa Timur - Indonesia

  • Home
  • Konsultasi
    • Misteri Kehidupan
    • Pengobatan Fisik
    • Pengobatan Ghaib
    • Asmara
  • Tentang
    • Pelayanan
    • Pelatihan
    • Materi Terapan
    • Jenis Penyakit Fisik
    • Arti Lambang T.B.I
    • Hierarki Sabuk
  • Profil
    • Guru Besar
    • Maha Guru
    • Sejarah T.B.I
  • Pengobatan
    • Media Tumbuhan
    • Sholat Sarana Pengobatan
    • Pengobatan Ghaib
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • History
    • Kerajaan
    • Kehidupan Nyata
    • Sunan Kalijaga
  • Media Promosi
  • Kantor Kami
Home » Uncategories » Khasiat Teratai

Khasiat Teratai

Teratai
(Nelumbium nelumbo Druce)   
 
Sinonim :
= Nelumbiurn nuciferum, Gaertn. = N. speciosum, Wilid. = Nelumbo nucifera, Gaertn. = Nyrnphaea nelumbo, Linn.
 
Familia :
Nymphaeaceae

Uraian :
Tanaman air menahun yang indah, asli dari daratan Asia. Teratai dibudidayakan di perairan dan kolam, kadang ditemukan tumbuh liar di rawa-rawa. Tanaman air yang tumbuh tegak. Rimpang tebal bersisik, tumbuh menjalar. Daun dan bunga keluar langsung dari rimpangnya yang terikat pada lumpur di dasar kolam. Helaian daun lebar dan bulat, disangga oleh tangkai yang panjang dan bulat berdiameter 0,5-1 cm, panjangnya 75-150 cm. Daun menyembul ke atas permukaan air, menjulang tegak seperti perisai. Permukaan daun berlilin; warnanya hijau keputihan, tepi rata, bagian tengah agak mencekung, tulang daun tersebar dari pusat daun ke arah tepi, diameter 30-50 cm. Bunganya harum, tumbuh menjulang di atas permukaan air dengan tangkai bulat panjang dan kokoh, panjang tangkai bunga 75-200 cm. Diameter bunga 15-25 cm, benang sari banyak kepala sari kuning, mahkota bunga lebar, ada yang engkel dan ada yang dobel dengan warna merah jambu, putih dan kuning. Bunga mekar sehari penuh dari pagi sampai sore hari. Setelah layu, mahkota bunga berguguran sampai akhirnya tersisa dasar bunga yang akan menjadi bakal buah, bentuknya seperti kerucut terbalik dengan permukaan datar semacam spons dan berlubang-lubang berisi 15-30 biji, warnanya hijau kekuningan, kemudian hijau dan akhirnya coklat hitam, garis tengah 6-11 cm. Biji bentuknya bulat seperti kacang tanah, terdapat dalam lubang-lubang buah yang berbentuk seperti sarang tawon. Biji yang sudah tua warnanya hijau kehitaman, umurnya kira-kira 1 bulan sejak bunganya mekar. Daunnya biasa dipakai sebagai bahan pembungkus, rimpang muda dan biji bisa dimakan. Pemeluk agama Budha menganggap bunga ini sebagai lambang kesucian, tercermin dalam berbagai lukisan dan patung yang menggambarkan Sang Budha sedang duduk bersemedi di atas bunga teratai.

Nama Lokal :
Padma, seroia, terate, tarate, taratai besar.; 
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diare, disentri, keputihan, kanker nasopharynx, demam, insomnia; Hipertensi, muntah darah, mimisan, batuk darah, sakit jantung; Beri-beri, sakit kepala, berak dan kencing darah, anemia, ejakulasi;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman. Rimpang, daun dan tangkai, bunga dan benang sari, biji dan penyangga bunga yang seperti sarang tawon/spons (reseptacle), serta tunas biji. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

KEGUNAAN:
Biji:
- Gangguan penyerapan makanan (malabsorbtion).
- Diare karena badan lernah, radang usus kronis (enteritis kronis).
  Disentri.
- Muntah-muntah.
- Keputihan, perdarahan pada wanita.
- Mimpi basah (spermatorrhea).
- Susah tidur, banyak mimpi.
- Kencing terasa sakit dan keruh.
- lesu tidak bersemangat (neurasthenia).
- Kanker nasopharynx.

Tunas biji teratai:
- Demam, rasa haus.
- Jantung berdebar, gelisah.
- Muntah darah.
- Ejakulasi dini.
- Mata merah dan bengkak.
- Susah tidur (insomnia).
- Darah tinggi (hipertensi).

Banang sari:
- keluar sperma malam hari (sperrnatorrhea).
- Keputihan (leucorrhea).
- Perdarahan seperti muntah darah, disentri.
- sering kencing.
- Tidak dapat menahan kencing (enuresis).

Remptacle:
- Perdarahan kandungan yang berlebihan.
- Darah haid berlebihan.
- Perdarahan sewaktu hamil.
- Keluar cairan (lochia) yang berlebihan setelah melahirkan.
- Sakit perut bawah akibat sumbatan darah.
- Berak darah, kencing darah.
- Wasir, koreng basah.

Rimpang:
- Demam, rasa haus.
- Batuk darah, muntah darah, mimisan.
- Berak darah, kencing darah. Tekanan darah tinggi.
- Sakit jantung.
- Gangguan lambung.
- Kurang darah (anemia).
- Gangguan pada mati haid (menopause).
- Neurosis.

Akar:
- Muntah darah, mimisan.
- Kencing panas dan merah.
- Batuk darah, berak darah.

Daun:
- Pingsan karena hawa panas (heat stroke).
- Diare karena panas atau lembab.
- Pusing, sakit kepala.
- Beri-beri.
- Perdarahan seperti mimisan, muntah darah, berak darah.
- Perdarahan pada wanita.

Dasar daun:
- Disentri berdarah, diare.
- Bayi dalam kandungan tidak tenang.

Batang:
- Heat stroke, pingsan.
- Dada terasa tertekan karena panas atau lembab.
- Diare, muntah.
- Keputihan.

Bunga:
- Terpukul (trauma).
- Perdarahan.
- Radang kulit bernanah (impetigo).

Tepung rimpang:
- Menambah selera makan,
- Badan lemah dan kurang darah.
- Diare.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 
Rimpang: 240 g. Direbus atau di juice.
Daun: 5-12 g, rebus.
Tangkai: 3-5 g, rebus.
Bunga. 3-5 g, rebus.
Benang sari: 3-10 g, rebus.
Receptacle: 10-15 g, rebus.
Biji: 5-12 g, rebus.
Tunas biji teratai: 1,5-3 g, rebus.

CARA PEMAKAIAN:
1. Batuk darah, muntah darah:
    Rimpang teratai dicuci bersih lalu dijuice, sampai terkumpul 1 gelas
    ukuran 200 cc. Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.

2. Muntah, diare :
    50 g rimpang teratai dan 15 g jahe dicuci lalu dijuice atau diparut,
    ambil airnya. Minum, sehari 3 kali.

3. Disentri:
    50 g rimpang teratai dan 10 g jahe, diparut atau dijuice. Air
    perasannya ditambahkan 10O cc air, lalu dipanaskan sampai
    mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk
    lalu diminum.

4. Darah tinggi:
    a. 10 g biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim), direbus
       dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum setiap hari
       seperti teh.

    b. Tunas biji teratai (lien sim) sebanyak 10-15 g direbus dengan air
       secukupnya sampai mendidih, minum sebagai teh. Dapat juga
       tunas biji teratai digiling halus, seduh dengan air panas, minum.

5. Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung
   dan lever:
    100 g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang, dicuci
     lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 500 cc air bersih
     sampai tersisa 250 cc. Setelah dingin disaring, minum seperti teh.

6. Keluar darah dari hidung (mimisan):
    Ruas akar teratai dicuci bersih lalu dijuice. Airnya diteteskan ke
    hidung. 
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Biji: Memelihara kondisi jantung, bermanfaat bagi ginjal dan menguatkan limpa. Tunas biji teratai: Menghilangkan panas dalam di jantung, menurunkan panas, menghentikan perdarahan, menahan ejakulasi dini. Kulit biji teratai: Menghentikan perdarahan, Menghilangkan panas dalam di lambung, mengeluarkan panas dan lembab dari usus. Benangsari (kumis bunga teratai): Menghilangkan panas dari jantung, menguatkan fungsi ginjal, menahan ejakulasi dini dan menghentikan perdarahan. Penyangga bunga: Membuyarkan darah beku, menghentikan perdarahan, menolak lembab. Batang teratai (tangkai daun, tangkai bunga): Menurunkan panas dan memperlancar kencing. Daun: Membersihkan panas dan menghilangkan lembab, menaikkan yang jernih, menghentikan perdarahan. Dasar daun: Menurunkan panas dan menghilangkan lembab, menormalkan menstruasi, menguatkan kehamilan. Rimpang: Dimakan mentah berkhasiat menurunkan panas, mendinginkan darah yang panas dan membuyarkan darah beku. Bila dimasak, berkhasiat menguatkan limpa, menambah selera makan, penambah darah, membantu pertumbuhan otot dan menyembuhkan diare. Akar: Menghentikan perdarahan, membuyarkan darah beku, penenang. Tepung rimpang: Menghentikan perdarahan, menambah darah, mengatur fungsi ginjal dan limpa. KANDUNGAN KIMIA: Bunga: Quercetin, luteolin, isoquercitrin, kaempferol. Benangsari: Quercetin, luteolin, isoquercitrin, galuteolin, juga terdapat alkaloid. Penyangga bunga (reseptacle): Protein, lemak, karbohidrat, caroten, asam nikotinat, vitamin B1, B2, C dan sedikit mengandung nelumbine. Biji: Kaya akan pati, juga mengandung raffinose, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor dan besi. Kulit biji teratai mengandung nuciferine, oxoushinsunine, N- norarmepavine. Tunas biji teratai: Liensinine, isoliensinine, neferine, nuciferine, pronuciferine, lotusine, methylcorypalline, demethylcoclaurine, galuteolin, hyperin, rutin. Rimpang: Pati, protein, asparagine, vitamin C. Selain itu juga mengandung catechol, d-gallocatechol, neochlorogenic acid, leucocyanidin, leucodelphinidin, peroxidase, dll. Akar: Zat tannic dan asparagine. Daun: Roemerine, nuciferine, nornuciferine, armepavine, pronuciferine, N-nornuciferine, D-N-methylcoclaurine, anonaine, liriodenine, quercetin, isoquercitrin, nelumboside, citric acid, tartaric acid, malic acid, gluconic acid, oxalic acid, succinic acid, zat tannic, dll. Dasar daun teratai: Roemerine, nuciferine dan nornuciferine. Tangkai daun: Roemerine, nornuciferine, resin dan zat tannic. Oxoushinsunine yang terdapat pada kulit biji teratai berkhasiat menekan perkembangan kanker hidung dan tenggorokan, sedangkan biji dan tangkai teratai berkhasiat anti hipertensi.
Posted by Unknown on Kamis, 10 Juli 2014 - Rating: 4.5
Title : Khasiat Teratai
Description : Teratai (Nelumbium nelumbo Druce)      Sinonim : = Nelumbiurn nuciferum, Gaertn. = N. speciosum, Wilid. = Nelumbo nucifera, Gaert...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Khasiat Teratai"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pembayaran


No Rek : 0331745072
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO

No Rek : 627001006119535
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO


Berita Terkini

PARTNER KAMI

JASA DESAIN DAN TEMPAT PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS

Arsip

  • ▼  2014 ( 75 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ▼  Juli ( 74 )
      • Arti Lambang T.B.I
      • Promosi Bersama/ Sukses Masa depan
      • Cerita Kehidupan Nyata
      • Nyai Roro Kidul
      • Majapahit
      • Kerajaan-kerajaan
      • Kediri kuno
      • Sedayu Kuno
      • Tuban Kuno
      • Kerajaan Singasari
      • Pertahanan Diri
      • Lindas Motor Mini
      • Hypnotis Tegang
      • Video Tapak Bhakti
      • EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA
      • Wirid Hidayat Jati
      • Cara Menghitung Jumlah Weton Ala Hitungan Jawa
      • Mitos merah Delima
      • Asma' Kekuatan
      • ILMU Papat Lima Kalima Pancer
      • Sumpah Perguruan Tapak Bhakti
      • Rahasia Di Balik 40 Hari
      • Misteri Jenglot (Bathara Karang)
      • Misteri Kehidupan
      • Rahasia Kekuatan Do'a
      • Pengertian Tenaga Dalam
      • Materi Terapan Berdasarkan Islam
      • Shalat sebagai Pengobatan Penyakit Fisik dan Psikis
      • Penyakit Maag
      • Malaria
      • kanker usus
      • Buta Warna
      • Penyakit Cacar
      • Pengobatan penyakit fisik
      • Jenis Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Ghaib
      • Kantor Pusat T.B.I
      • Konsultasi Asmara
      • Pengobatan Ghaib
      • Indra Ke Enam
      • kontak
      • Biografi
      • Ilmu Keselamatan
      • Latihan Melihat Aura
      • AMALAN SEGALA HAJAT
      • Menajamkan Ajna
      • Tingkatan / Hirarki Sabuk
      • DAFTAR ISI
      • Tips Anti Gendam dan Hypnotis
      • Khasiat Semangka
      • Khasiat Sirsak
      • Khasiat Sosor Bebek
      • Khasiat Sirih
      • Khasiat Tapak Liman
      • Khasiat Pisang
      • Khasiat Srikaya
      • Khasiat tahi Kodok
      • Khasiat Teratai
      • Khasiat Sawi Tanah
      • Khasiat Turi
      • Khasiat Tomat
      • Khasiat Temulawak
      • Khasiat Lidah Buaya
      • Khasiat Tasbeh
      • PENGOBATAN MEDIA TUMBUH-TUMBUHAN
      • Khasiat Pacar Air
      • Khasiat Tebu
      • Khasiat Teh
      • Khasiat Rumput Mutiara
      • Khasiat Wortel
      • KERIS PUSAKA
      • Pengobatan Rematik dari luar
      • PUSAT LATIHAN HIPNOTIS HYPNOTHERAPY
Copyright © 2012 Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia - All Rights Reserved
Design by APT -Powered by Blogger