• Indra Ke-6
  • Kepengurusan
  • Sumpah Perguruan
  • Sekilas T B I
  • Mahar
Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia

Kantor Pusat Tapak Bhakti Indonesia. Jl. Ponidin 46 Dsn.Kajoran Ds.Bogem Kec.Gurah Kab.Kediri,Jawa Timur - Indonesia

  • Home
  • Konsultasi
    • Misteri Kehidupan
    • Pengobatan Fisik
    • Pengobatan Ghaib
    • Asmara
  • Tentang
    • Pelayanan
    • Pelatihan
    • Materi Terapan
    • Jenis Penyakit Fisik
    • Arti Lambang T.B.I
    • Hierarki Sabuk
  • Profil
    • Guru Besar
    • Maha Guru
    • Sejarah T.B.I
  • Pengobatan
    • Media Tumbuhan
    • Sholat Sarana Pengobatan
    • Pengobatan Ghaib
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • History
    • Kerajaan
    • Kehidupan Nyata
    • Sunan Kalijaga
  • Media Promosi
  • Kantor Kami
Home » Uncategories » Khasiat Teh

Khasiat Teh



Teh
(Camellia sinensis [L.] Kuntze)   
 
Sinonim :
= Camellia bohea, Griff. = C. sinensis, (Linn.), O.K. = C. theifera, Dyer. = Thea sinensis, Linn. = T. assamica, Mast. = T. cochinchinensis, Lour. = T. cantoniensis, Lour. = T. chinensis, Sims. = T. viridis, Linn.
 
Familia 
Theaceae

Uraian :
Tanaman teh umumnya ditanam di perkebunan, dipanen secara manual, dan dapat tumbuh pada ketinggian 200 - 2.300 m dpl. Teh berasal dari kawasan India bagian Utara dan Cina Selatan. Ada dua kelompok varietas teh yang terkenal, yaitu var. assamica yang berasal dari Assam dan var. sinensis yang berasal dari Cina. Varietas assamica daunnya agak besar dengan ujung yang runcing, sedangkan varietas sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul. Pohon kecil, karena seringnya pemangkasan maka tampak seperti perdu. Bila tidak dipangkas, akan tumbuh kecil ramping setinggi 5 - 10 m, dengan bentuk tajuk seperti kerucut. Batang tegak, berkayu, bercabang-cabang, ujung ranting dan daun muda berambut halus. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling, helai daun kaku seperti kulit tipis, bentuknya elips memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi halus, pertulangan menyirip, panjang 6 - 18 cm, lebar 2 - 6 cm, warnanya hijau, permukaan mengilap. Bunga di ketiak daun, tunggal atau beberapa bunga bergabung menjadi satu, berkelamin dua, garis tengah 3 - 4 cm, warnanya putih cerah dengan kepala sari berwarna kuning, harum. Buahnya buah kotak, berdinding tebal, pecah menurut ruang, masih muda hijau setelah tua cokelat kehitaman. Biji keras, 1 - 3. Pucuk dan daun muda yang digunakan untuk pembuatan minuman teh. Perbanyakan dengan biji, setek, sambungan atau cangkokan.

Nama Lokal :
Enteh (Sunda).; Pu erh cha (China), theler (Perancis), teestrauch (Jerman),; Te (Itali), cha da India (Portugis), tea (Inggris).; 
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit kepala, diare, penyubur dan menghitamkan rambut,; Kolesterol dan trigliserida darah tinggi, infeksi saluran cerna,; Kencing manis (diabetes melitus), mengurangi karang gigi.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Daun.

INDIKASI :
Daun teh berguna untuk mengatasi:
- sakit kepala,
- diare,
- penyubur dan menghitamkan rambut,
- kolesterol dan trigliserida darah tinggi,
- kencing manis (diabetes mellitus),
- mengurangi terbentuknya karang gigi (dental plaque),
- infeksi saluran cerna.

CARA PEMAKAIAN :
Daun teh kering sebanyak 4-7 g diseduh dengan air panas, minum sewaktu hangat atau setelah dingin. Pemakaian luar, daun segar dicuci bersih lalu digiling halus. Diturapkan pada luka berdarah, lalu dibalut.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Diare
    Daun teh yang masih muda dan segar sebanyak 20 g dicuci  bersih
    lalu direbus dengan 3 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah
    dingin disaring dan minum sekaligus.

2. Penyubur dan menghitamkan rambut
    Air teh kental sebanyak 1 cangkir diembunkan semalaman.
    Keesokan paginya air teh ini siap dipakai untuk membasahi kulit
    kepala dan rambut sambil dipijat-pijat. Lakukan 1 kali setiap hari,
    sampai kelihatan hasilnya.

3. Sakit kepala
    Air teh kental 3/4 cangkir, diberi air jeruk nipis sebanyak 1 sendok
    teh dan madu 1 sendok makan. Aduk sampai merata, lalu dinminum
    sekaligus. Lakukan 2 - 3 kali sehari.

4. Mengurangi pembentukan karang gigi :
    Kumur-kumur dengan air teh setelah makan.

5. Infeksi saluran cerna, kolesterol darah tinggi
    Daun teh kering (teh hijau) sebanyak 7 g diseduh dengan air panas.
    Biarkan selama 10 menit. Minum selagi hangat.

CATATAN :
Keracunan kafeina kronis: Bila minum 5 cangkir teh setiap hari yang setara dengan 600 mg kafeina, lama kelamaan akan memperlihatkan tanda dan gejala seperti gangguan pencernaan makanan (dispepsia), Fasa lemah, gelisah, tremor, sukar tidur, tidak nafsu makan, sakit kepala, pusing (vertigo), bingung, berdebar, sesak napas, dan kadang sukar buang air besar. 
Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Daun berbau aromatik dan sedikit pahit. KANDUNGAN KIMIA : Daun mengandung kafein (2 - 3%), theobromin, theofilin, tanin, xan-thine, adenine minyak asiri, kuersetin, naringenin, dan natural fluoride. Tanin mengandung zat epigallocatechin galat, yang mampu mencegah kanker lambung dan kerongkongan. Setiap 100 g daun teh mempunyai kalori 17 kJ dan mengandung 75 - 80% air, polifenol 25%, protein 20%, karbohidrall, 4%, kafein 2,5 - 4,5%, serat 27%, dan pektin 6%. Biji mengandung saponin yang beracun dan mengandung minyak. Kafein mempercepat pernapasan, perangsang kuat pada susunan saraf pusat dan aktivitas jantung. Theofilin efek diuretik kuat, menstirnulir kerja jantung dan melebarkan pembuluh darah koroner. Theobromin terutama mempengaruhi otot. Dari hasil penelitian, flavonoid yang merupakan antloksidan polifenol pada teh mampu mernperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis, dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah yang selanjutnya akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner. Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : 1. Pemberian sari seduhan daun teh hijau dosis 10 x dosis manusia (0,54 g 1200 gbb) pada tikus putih jantan yang diberi kuning telur (1,25 g/200 g bb/hari) dan sukrosa (1,25 g / 200 g bb / hari), memperlihatkan efek penurunan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida dan berat badan yang ben-nakna dibandingkan dengan kontrol perlauan (p<0,05), namun tidak menunjukkan perbedaan kadar kolesterol HDL yang bermakna (Edwin Dirghantara, Jurusan Farmasi FMIPA Ul, 1994). 2. Pemberian sari seduhan daun teh hijau dosis 25 x dosis manusia (1,35 g/200 g bb) yang diberikan per oral pada tikus normal yang diberi diet glukosa memperlihatkan efek hipoglikemik pada 1/2 jam dan 1 jam setelah perlakuan. Sebagai pembanding dipakai tolbutamid (Aji Sutarmaji, Jurusan Fan-nasi FMIPA Ul, 1994). 3. Pemberian infus daun teh 2,5% - l ml dan 5% - l ml pada usus halus kelinci terpisah ada perbedaan frekuensi dan amplitude secara bermakna dibanding kontrol. Konsentrasi yang rneningkat, perbedaan semakin bermakna (Endyah Liestyartic, Jurusan Biologi FMIPA UNAIR, 1986).
Posted by Unknown on Kamis, 10 Juli 2014 - Rating: 4.5
Title : Khasiat Teh
Description : Teh (Camellia sinensis [L.] Kuntze)      Sinonim : = Camellia bohea, Griff. = C. sinensis, (Linn.), O.K. = C. theifera, Dy...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Khasiat Teh"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pembayaran


No Rek : 0331745072
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO

No Rek : 627001006119535
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO


Berita Terkini

PARTNER KAMI

JASA DESAIN DAN TEMPAT PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS

Arsip

  • ▼  2014 ( 75 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ▼  Juli ( 74 )
      • Arti Lambang T.B.I
      • Promosi Bersama/ Sukses Masa depan
      • Cerita Kehidupan Nyata
      • Nyai Roro Kidul
      • Majapahit
      • Kerajaan-kerajaan
      • Kediri kuno
      • Sedayu Kuno
      • Tuban Kuno
      • Kerajaan Singasari
      • Pertahanan Diri
      • Lindas Motor Mini
      • Hypnotis Tegang
      • Video Tapak Bhakti
      • EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA
      • Wirid Hidayat Jati
      • Cara Menghitung Jumlah Weton Ala Hitungan Jawa
      • Mitos merah Delima
      • Asma' Kekuatan
      • ILMU Papat Lima Kalima Pancer
      • Sumpah Perguruan Tapak Bhakti
      • Rahasia Di Balik 40 Hari
      • Misteri Jenglot (Bathara Karang)
      • Misteri Kehidupan
      • Rahasia Kekuatan Do'a
      • Pengertian Tenaga Dalam
      • Materi Terapan Berdasarkan Islam
      • Shalat sebagai Pengobatan Penyakit Fisik dan Psikis
      • Penyakit Maag
      • Malaria
      • kanker usus
      • Buta Warna
      • Penyakit Cacar
      • Pengobatan penyakit fisik
      • Jenis Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Ghaib
      • Kantor Pusat T.B.I
      • Konsultasi Asmara
      • Pengobatan Ghaib
      • Indra Ke Enam
      • kontak
      • Biografi
      • Ilmu Keselamatan
      • Latihan Melihat Aura
      • AMALAN SEGALA HAJAT
      • Menajamkan Ajna
      • Tingkatan / Hirarki Sabuk
      • DAFTAR ISI
      • Tips Anti Gendam dan Hypnotis
      • Khasiat Semangka
      • Khasiat Sirsak
      • Khasiat Sosor Bebek
      • Khasiat Sirih
      • Khasiat Tapak Liman
      • Khasiat Pisang
      • Khasiat Srikaya
      • Khasiat tahi Kodok
      • Khasiat Teratai
      • Khasiat Sawi Tanah
      • Khasiat Turi
      • Khasiat Tomat
      • Khasiat Temulawak
      • Khasiat Lidah Buaya
      • Khasiat Tasbeh
      • PENGOBATAN MEDIA TUMBUH-TUMBUHAN
      • Khasiat Pacar Air
      • Khasiat Tebu
      • Khasiat Teh
      • Khasiat Rumput Mutiara
      • Khasiat Wortel
      • KERIS PUSAKA
      • Pengobatan Rematik dari luar
      • PUSAT LATIHAN HIPNOTIS HYPNOTHERAPY
Copyright © 2012 Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia - All Rights Reserved
Design by APT -Powered by Blogger