• Indra Ke-6
  • Kepengurusan
  • Sumpah Perguruan
  • Sekilas T B I
  • Mahar
Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia

Kantor Pusat Tapak Bhakti Indonesia. Jl. Ponidin 46 Dsn.Kajoran Ds.Bogem Kec.Gurah Kab.Kediri,Jawa Timur - Indonesia

  • Home
  • Konsultasi
    • Misteri Kehidupan
    • Pengobatan Fisik
    • Pengobatan Ghaib
    • Asmara
  • Tentang
    • Pelayanan
    • Pelatihan
    • Materi Terapan
    • Jenis Penyakit Fisik
    • Arti Lambang T.B.I
    • Hierarki Sabuk
  • Profil
    • Guru Besar
    • Maha Guru
    • Sejarah T.B.I
  • Pengobatan
    • Media Tumbuhan
    • Sholat Sarana Pengobatan
    • Pengobatan Ghaib
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • History
    • Kerajaan
    • Kehidupan Nyata
    • Sunan Kalijaga
  • Media Promosi
  • Kantor Kami
Home » Uncategories » Malaria

Malaria

Penyakit Malaria

Penyakit malaria adalah suatu penyakit menular yang banyak diderita oleh penduduk di daerah tropis dan subtropis.

Penyakit tersebut semula banyak ditemukan di daerah rawa-rawa dan dikira disebabkan oleh udara rawa yang buruk, sehingga dikenal sebagai malaria (mal = jelek; aria=udara).

Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, pendapat itu dimentahkan oleh berbagai data mutakhir.

A. Penyebab Penyakit Malaria

1. Penyakit malaria disebabkan oleh bibit penyakit yang hidup di dalam darah manusia. Bibit penyakit tersebut termasuk binatang bersel satu, tergolong amuba yang disebut Plasmodium.
2. Ada empat macam plasmodium yang menyebabkan malaria:
3. Falciparum, penyebab penyakit malaria tropika. Jenis malaria ini bisa menimbulkan kematian.
4. Vivax, penyebab malaria tersiana. Penyakit ini sukar disembuhkan dan sulit kambuh.
5. Malariae, penyebab malaria quartana. Di Indonesia penyakit ini tidak banyak ditemukan.
6. Ovale, penyebab penyakit malaria Ovale. Tidak terdapat di Indonesia.
7. Kerja plasmodium adalah merusak sel-sel darah merah. Dengan perantara nyamuk anopheles, plasodium masuk ke dalam darah manusian dan berkembang biak dengan membelah diri.


B. Penularan dan Penyebaran Penyakit Malaria

1. Penularan penyakit malaria dari orang yang sakit kepada orang sehat, sebagian besar melalui gigitan nyamuk. Bibit penyakit malaria dalam darah manusia dapat terhisap oleh nyamuk, berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, dan ditularkan kembali kepada orang sehat yang digigit nyamuk tersebut.
2. Jenis-jenis vektor (perantara) malaria yaitu:
3. Anopheles Sundaicus, nyamuk perantara malaria di daerah pantai.
4. Anopheles Aconitus, nyamuk perantara malaria daerah persawahan.
5. Anopheles Maculatus, nyamuk perantara malaria daerah perkebunan, kehutanan dan pegunungan.
6. Penularan yang lain adalah melalu transfusi darah. Namun kemungkinannya sangat kecil.


C. Tanda-tanda penyakit malaria

1. Dimulai dengan dingin dan sering sakit kepala. Penderita menggigil atau gemetar selama 15 menit sampai satu jam.
2. Dingin diikuti demam dengan suhu 40 derajat atau lebih. Penderita lemah, kulitnya kemerahan dan menggigau. Demam berakhir serelah beberapa jam.
3. Penderita mulai berkeringat dan suhunya menurun. Setelah serangan itu berakhir, penderita merasa lemah tetapi keadaannya tidak mengkhawatirkan.


D. Bahaya penyakit malaria:

1. Rasa sakit yang ditimbulkan sangat menyiksa si penderita
2. Tubuh yang sangat lemah, sehingga tidak dapat bekerja seperti biasa
3. Dapat menimbulkan kematian pada anak-anak dan bayi
4. Perkembangan otak bisa terganggu pada anak-anak dan bayi, sehingga menyebabkan kebodohan.


E. Tindakan dan Pengobatan:

1. Memutus rantai penularan dengan memilih mata rantai yang paling lemah. Mata rantai tersebut adalah penderita dan nyamuk malaria.
2. Seluruh penderita yang memiliki tanda-tanda malaria diberi pengobatan pendahuluan dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah penularan selama 10 hari.
3. Bagi penderita yang dinyatakan positif menderita malaria setelah diuji di laboratorium, akan diberi pengobatan secara sempurna.
4. Bagi orang-orang yang akan masuk ke daerah endemis malaria seperti para calon transmigran, perlu diberi obat pencegahan.


F. Tindakan-tindakan Pencegahan:

1. Usahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat nyamuk bakar, menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah nyamuk berkembang di rumah.
2. Usaha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.
3. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan ruang tidur, semak-semak sekitar rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.
4. Memperbanyak jumlah ternak seperti sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan menempatkan mereka di luar rumah di dekat tempat nyamuk bertelur.
5. Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah dan parit. Atau dengan memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.
6. Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau pengeringan sawah secara berkala
7. Menyemprot rumah dengan DDT.
Posted by Unknown on Kamis, 10 Juli 2014 - Rating: 4.5
Title : Malaria
Description : Penyakit Malaria Penyakit malaria adalah suatu penyakit menular yang banyak diderita oleh penduduk di daerah tropis dan subtropis. P...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Malaria"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pembayaran


No Rek : 0331745072
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO

No Rek : 627001006119535
A/N : KUSUMA BUDI SETIYONO


Berita Terkini

PARTNER KAMI

JASA DESAIN DAN TEMPAT PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS

Arsip

  • ▼  2014 ( 75 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ▼  Juli ( 74 )
      • Arti Lambang T.B.I
      • Promosi Bersama/ Sukses Masa depan
      • Cerita Kehidupan Nyata
      • Nyai Roro Kidul
      • Majapahit
      • Kerajaan-kerajaan
      • Kediri kuno
      • Sedayu Kuno
      • Tuban Kuno
      • Kerajaan Singasari
      • Pertahanan Diri
      • Lindas Motor Mini
      • Hypnotis Tegang
      • Video Tapak Bhakti
      • EMPAT PENDEKAR GAIB SUNAN KALIJAGA
      • Wirid Hidayat Jati
      • Cara Menghitung Jumlah Weton Ala Hitungan Jawa
      • Mitos merah Delima
      • Asma' Kekuatan
      • ILMU Papat Lima Kalima Pancer
      • Sumpah Perguruan Tapak Bhakti
      • Rahasia Di Balik 40 Hari
      • Misteri Jenglot (Bathara Karang)
      • Misteri Kehidupan
      • Rahasia Kekuatan Do'a
      • Pengertian Tenaga Dalam
      • Materi Terapan Berdasarkan Islam
      • Shalat sebagai Pengobatan Penyakit Fisik dan Psikis
      • Penyakit Maag
      • Malaria
      • kanker usus
      • Buta Warna
      • Penyakit Cacar
      • Pengobatan penyakit fisik
      • Jenis Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Fisik
      • Konsultasi Penyakit Ghaib
      • Kantor Pusat T.B.I
      • Konsultasi Asmara
      • Pengobatan Ghaib
      • Indra Ke Enam
      • kontak
      • Biografi
      • Ilmu Keselamatan
      • Latihan Melihat Aura
      • AMALAN SEGALA HAJAT
      • Menajamkan Ajna
      • Tingkatan / Hirarki Sabuk
      • DAFTAR ISI
      • Tips Anti Gendam dan Hypnotis
      • Khasiat Semangka
      • Khasiat Sirsak
      • Khasiat Sosor Bebek
      • Khasiat Sirih
      • Khasiat Tapak Liman
      • Khasiat Pisang
      • Khasiat Srikaya
      • Khasiat tahi Kodok
      • Khasiat Teratai
      • Khasiat Sawi Tanah
      • Khasiat Turi
      • Khasiat Tomat
      • Khasiat Temulawak
      • Khasiat Lidah Buaya
      • Khasiat Tasbeh
      • PENGOBATAN MEDIA TUMBUH-TUMBUHAN
      • Khasiat Pacar Air
      • Khasiat Tebu
      • Khasiat Teh
      • Khasiat Rumput Mutiara
      • Khasiat Wortel
      • KERIS PUSAKA
      • Pengobatan Rematik dari luar
      • PUSAT LATIHAN HIPNOTIS HYPNOTHERAPY
Copyright © 2012 Persaudara'an Tapak Bhakti Indonesia - All Rights Reserved
Design by APT -Powered by Blogger